Minggu, 09 Februari 2014

Makalah Yodium



BAB I
PENDAHULUAN

A.    Latar Belakang
Mineral merupakan sumber daya alam yang proses pembentukannya memerlukan jutaan tahun dan sifat utamanya tidak terbarukan. Mineral dapat dimanfaatkan sebagai bahan baku dalam industri/produksi. Dalam hal demikian mineral lebih dikenal sebagai bahan galian. Betapa pentingnya kedudukan bahan galian di Indonesia maka melalui Peraturan Pemerintah No. 27 tahun 1980.
Pemerintah Republik Indonesia membagi bahan galian menjadi tiga golongan yaitu:
1.      bahan galian strategis disebut pula sebagai bahan galian golongan A terdiri dari : minyak bumi, bitumen cair, lilin beku, gas alam, bitumen padat, aspal, antrasit, batubara, batubara muda, uranium, radium, thorium bahan galian radioaktif lainnya, nikel, kobalt, dan timah.
2.      Bahan galian vital disebut pula sebagai bahan galian golongan B terdiri dari : besi, mangan, molibden, krom, wolfram, vanidium, titan, bauksit, tembaga, timbal, seng, emas, platina, perak, air raksa, arsen, antimon, bismut, ytrium, rhutenium, cerium, dan logam-logam langka lainnya, berillium, korundum, zirkon, kristal kuarsa, kriolit, fluorspar, barit, yodium, brom, klor, dan belerang.
3.      Bahan galian non strategis dan non vital disebut pula sebagai bahan galian golongan C terdiri dari : nitrat, nitrit, fosfat, garam batu (halit), asbes, talk, mika, grafit, magnesit, yarosit, leusit, tawas (alum), oker, batu permata, batu setengah permata, pasir kuarsa, kaolin, feldspar, gipsum, bentonit, tanah diatomea, tanah serap (fuller earth), batu apung, trass, obsidian, marmer, batu tulis, batu kapur, dolomit, kalsit, granit, andesit, basalt, trakhit, tanah liat, pasir, sepanjang tidak mengandung unsur-unsur mineral golongan A maupun golongan B dalam skala yang berarti dari segi ekonomi pertambangan.
Secara geologi bahan galian industri terdapat dalam ketiga jenis batuan yang ada dialam yaitu terdapat dalam batuan beku, batuan sedimen maupun batuan metamorf, mulai dari yang berumur Pra Tersier sampai Kuarter. Bahan galian industri sangat erat kaitannya dengan kehidupan manusia sehari-hari, bahkan dapat dikatakan bahwa manusia hidup tidak lepas dari bahan galian industri. Hampir semua peralatan rumah tangga, bangunan fisik, obat, kosmetik, alat tulis, barang pecah belah sampai kreasi seni dibuat langsung atau dari hasil pengolahan bahan galian industri melalui rekayasa teknik.

B.     Rumusan Masalah
1.      Apa yang dimaksud dengan yodium?
2.      Bagaimana sejarah yodium?
3.      Bagaimana sifat kimia dan sifat fisik yodium?
4.      Dimanakah tempat yodium diketemukan?
5.      Bagaimana teknik penambangan yodium?
6.      Bagaimana pengolahan dan pemanfaatan yodium?

C.     Tujuan
1.      Untuk dapat mengetahui pengertian yodium.
2.      Untuk dapat mengetahui sejarah yodium.
3.      Untuk dapat mengetahui sifat kimia dan sifat fisik yodium.
4.      Untuk dapat mengetahui tempat yodium diketemukan.
5.      Untuk dapat mengetahui teknik penambangan yodium.
6.      Untuk dapat mengetahui pengolahan dan pemanfaatan yodium.









BAB II
PEMBAHASAN

A.    Pengertian Yodium
Yodium (iodine) merupakan unsur halogen yang terberat dan aktif didapatkan pada tumbuhan laut dan mata air/sumber air garam (brine). Yodium sebagai bahan galian berasosiasi dengan cekungan minyak bumi dan gas bumi ataupun ada pada mata air garam. Yodium terdapat bersama dengan bromium.
Yodium adalah salah satu unsur bukan logam yang terberat yang didapat pada tumbuh-tumbuhan laut dan air sumber garam yang berasal dari air laut kerapkali di ketemukan bersama-sama dengan minyak yodium sering di ketemukan bersama-sama dengan bromium. Secara garis besar terjadinya yodium diawali sewaktu bitumenal batuan berubah menjadi minyak bumi, maka larutan yodium dan bromium ke dalam air yang menyertai minyak.
Yodium biasanya terjadi di alam hanya sebagai yodat dan yodida atau kombinasi keduanya. Unsur yodium dalam kerak bumi, diantaranya adalah lautarit (IO3)2 atau kalsium yodat, dan dietzet (Ca(IO3)2 (CrO4) atau kalsium yodat kromat.



B.     Sejarah Yodium
Ditemukan oleh Courtois ada tahun 1811. Iod tergolong  unsur halogen, terdapat dalam bentuk iodida dari air laut yang terasimilasi dengan rumput laut, sendawa Chili, tanah kaya nitrat (dikenal sebagai kalis, yakni  batuan sedimen kalsium karbonat  yang keras), air garam dari air laut yang disimpan, dan di dalam air payau dari sumur minyak dan garam.

C.     Sifat Kimia dan Sifat Fisik Yodium
Iod adalah padatan berkilauan berwarna hitam kebiru-biruan, menguap pada suhu kamar menjadi gas ungu biru dengan bau menyengat. Iod membentuk senyawa dengan banyak unsur, tapi tidak sereaktif halogen lainnya, yang kemudian menggeser iodida. Iod menunjukkan sifat-sifat menyerupai logam. Iod mudah larut dalam kloroform, karbon tetraklorida, atau karbon disulfida yang kemudian membentuk larutan berwarna ungu yang indah. Iod hanya sedikit larut dalam air.
1.      Sifat Kimia
Kereaktifan Halogen
F(g) + e F-(g)                     H = -328 kJ
Cl(g) + e Cl-(g)                 H = -349 kJ
Pada reaksi diatas kita dapat melihat, bahwa afinitas elektron unsur halogen berkurang dari atas ke bawah, yaitu klorin ke iodin. Hal itu terjadi karena bertambahnya jari–jari atom, akan tetapi H (energi) fluorin lebih rendah dibandingkan klorin, penyimpangan ini terjadi karena kecilnya atom fluorin , yang membuat gaya tolak menolak antar elektron.
2.      http://nasrulbintang.files.wordpress.com/2012/01/unsurhalogenkimia.jpg?w=600Sifat Fisik










D.    Tempat Yodium Diketemukan
Yodium banyak diketemukan diberbagai tempat yaitu sebagai berikut:
1.         Sumatera : A. Conong, Langsa aceh ; Kesambah, Rejang, Gemura, Ngabang;
2.         Jawa Barat : Tegalwaru, Karawang (per 1000 gram air 71 mgr); Ciraos, Karawang, Cibarusa, Bekasi (3,4 mgr) ; Pondok Gedeh, Bogor (17,0 mgr) ; Palimanan, Cirebon (31,0 mgr);
3.         Jawa Tengah : Penasinan, Pemalang (13,0 mgr) ; Sogonerto, Weleri, Kendal ; Selokaton, Kendal (57,0 mgr) ; Gebangan, Selokaton, Kendal (68,0 mgr);
4.         Jawa Tengah : Kroya, Banyumas (23,0 mgr), Bledug, Purwodadi;
5.         Jawa Timur : Desa Citro, Lamongan (33,0 mgr), Karanganyar, Sidoarjo (117,0 mgr) ; Pulungan Sidoarjo (131,0 mgr) ; Bulu G. Kendeng (140,0 mgr) ; Kedung Wat, G. Kendeng (147,0 mgr) ; Genukwatu G. Kendeng (103,0 mgr) ; Minid, Tuban ; Watudakon, Mojokerto (112,0 – 182,0 mgr).
6.         Di Jawa Timur ada 3 antiklin yang potensial mengandung garam beryodium yaitu antiklin utara melalui Lidah-Gunyangan-Kedung-Waru; antiklin tengah melalui Watudakon-Sekarputih dan antiklin selatan. Mata air pujon yang juga mengandung yodium diduga berhubungan dengan keadaan tersebut.
7.         Kalimantan Barat : Sepauk, Sintang (74,0 mgr).

E.     Teknik Penambangan Yodium
Yodium yang mempunyai nilai ekonomis diperoleh dengan pengeboran. Penyelidikan yang dapat dilakukan ialah dengan jalan membuat sumur-sumur, pemboran pada antiklinal yang mempunyai air garam berasal dari air laut, kemudian contoh air garam yang didapat diperiksa dan dianalisis dilaboratorium secara kimia untuk menentukan kadar yodiumnya. Penambangan dengan cara membuat sumur-sumur/ pengeboran-pengeboran kemudian air tanah di hisap.
Yodium saat ini hanya diusahakan oleh pabrik yodium dan eter PT. Kimia Farma Watudakon, Mojokerto yang merupakan kelanjutan dari usaha sejak jaman Belanda. Hasil pemboran di Watudakon yang dilaksanakan oleh PT. Kimia Farma tahun 1989 mendapatkan yodium 120 mg/l.

F.      Pengolahan Dan Pemanfaatan Yodium
1.      Pengolahan
Air tanah yang didapat, yodium di absorbsi, kemudian dilarutkan didalam NaOH, diikat dengan tembaga kemudian diolah untuk mendapakan berbagai hasil yaitu , yodium murni untuk antiseptik , KJ, NaJ, NH4J, Ch4J (jodoform).
2.      Pemanfaatan
Hasil yodium yang diperoleh diatas tadi dipakai untuk industri kimia dan sebagai bahan obat-obatan untuk emulsi fotografi, film, kertas, untuk laboratorium dipakai sebagai reagen , mencegah penyakit gondok. Pemisah yodium dari air didasarkan atas perbedaan berat jenis atau perbedaan suhu penguapan.



BAB III
PENUTUP
A.    Kesimpulan
Berdasarkan pembahasan diatas maka dapat disimpulkan bahwa :
1.      Yodium (iodine) merupakan unsur halogen yang terberat dan aktif didapatkan pada tumbuhan laut dan mata air/sumber air garam (brine).
2.      Yodium ditemukan oleh Courtois ada tahun 1811. Iod tergolong  unsur halogen, terdapat dalam bentuk iodida dari air laut yang terasimilasi dengan rumput laut, sendawa Chili, dan tanah kaya nitrat.
3.      Iod adalah padatan berkilauan berwarna hitam kebiru-biruan, menguap pada suhu kamar menjadi gas ungu biru dengan bau menyengat. Iod mudah larut dalam kloroform, karbon tetraklorida, atau karbon disulfida yang kemudian membentuk larutan berwarna ungu yang indah. Iod hanya sedikit larut dalam air.
4.      Yodium banyak diketemukan diberbagai tempat yaitu sebagai berikut: Sumatera; Jawa Barat; Jawa Tengah; Jawa Timur; dan Kalimantan Barat.
5.      Teknik penambangan yodium yaitu dengan dengan pengeboran.
6.      Pengolahan yodium yaitu yodium di absorbsi, kemudian dilarutkan didalam NaOH, diikat dengan tembaga kemudian diolah untuk mendapakan berbagai hasil yaitu , yodium murni untuk antiseptik , KJ, NaJ, NH4J, Ch4J (jodoform). Sedangkan pemanfaatannya yaitu hasil yodium yang diperoleh dipakai untuk industri kimia dan sebagai bahan obat-obatan untuk emulsi fotografi, film, kertas, untuk laboratorium dipakai sebagai reagen , mencegah penyakit gondok.




1 komentar:

  1. JUAL BONGKAHAN BACAN DOKO SUPER
    ASLI DARI HALMAHERA SELATAN ( PULAU KASIRUTA )
    BAHAN BACAN SUPER KRISTAL MALUKU UTARA.
    Kondisi bahan ;.
    - Bahan / rough bacan doko asli bukan sintetis.
    - Bahan tua (galian lama).
    - Kualitas super kristal- Sudah tembus.
    - Bahan keras dan padat.
    - Siap gosok poles.
    - Daging utuh, tanpa kapur.
    - Tidak rapuh, tidak mudah pecah / retak.
    - Deskipsi sesuai apa adanya, harap diperhatikan dengan baik
    Daftar harga :
    1 0ns ; Rp 750.000rb
    5.ons Rp.2.500.000
    1.kg Rp 3.750.000
    5 kg Rp 10.000.000
    10 Kg Rp 17.500.000
    15,kg Rp.20,000,000,
    Melayani Pembelian Per Kilo Dan Per Ons Untuk Bongkahan
    Kita Juga Melayani Pembelian Luar Daerah Dan Luar Kota
    setiap pembelian perkilo dapat bonus 1 permata batu bacan dan bongkahan batu bacan ukuran kecil Origin,
    untuk yg mau pesan hub ;
    Hp.; 085298487117 atau .081998328877
    pin : 584bdc38
    adapun cara transakai,anda bisa datang langsung ke rumah kami. alamatnya di jl buana seli rt 016 rw 002,
    desa/kel ;labuhan, kec ;bacan, kab ; halmahera selatan, prof ; maluku utara.
    barang juga bisa kami kirim lewat jasa pengiriman tiki,jne,pos,muatan udara dan lewat kargo bandara.setelah barang
    dikirim, kami akan berikan bukti resi pengirimannya.
    INGAT..!!!!! HATI-HATI PENIPUAN DENGAN HARGA MURAH SALAH ORANG ANDA BISA TERTIPU.

    BalasHapus